Ingin memasang panel surya di rumah atau bangunan usaha? Jangan langsung pasang ya, harus tahu dulu bagaimana regulasinya. Pemasangan solar panel ini tentunya memiliki regulasi pemasangan yang harus juga perlu dipahami sejak awal agar instalasi berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi yang menggunakan PLTS atap yang terhubung dengan jaringan listrik, ada prosedur yang perlu diperhatikan. Jangan sampai abai, termasuk mekanisme permohonan dan aspek teknis instalasinya.

Baca Juga Artikel Ini: Penasaran Cara Kerja Panel Surya Menghasilkan Energi Listrik?

Izin Pemasangan Solar Panel itu Bagaimana?

Izin Pemasangan Solar Panel

Jawabannya bergantung pada jenis sistem dan hubungannya dengan jaringan listrik. Untuk PLTS Atap yang terhubung pada jaringan pemegang IUPTLU, ketentuan utamanya saat ini mengacu pada Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2024. Peraturan tersebut secara khusus mengatur PLTS Atap yang terhubung pada jaringan tenaga listrik pemegang IUPTLU dan telah mencabut Permen ESDM Nomor 26 Tahun 2021.

Pemasangan PLTS Atap yang Terhubung Jaringan

Anda yang akan memasangnya ini haruslah mengikuti mekanisme permohonan yang berlaku kepada pemegang IUPTLU atau PLN. Jadi, pemasangan sistem on grid tidak sebaiknya dilakukan dengan cara memasang perangkat secara mandiri lalu menghubungkannya begitu saja ke jaringan.

Dalam peraturan solar panel Indonesia, proses pemasangannya juga berkaitan dengan kesiapan sistem dan persyaratan teknis di lapangan. Oleh karena itu, penyedia jasa yang memahami prosedur administrasi dapat membantu mengurangi risiko kesalahan selama proses instalasi.

Perhatikan Sertifikasi Izin Pemasangan Solar Panel dan Pengujian Instalasi

Aspek legalitas bukan hanya tentang dokumen. Sistem juga perlu memenuhi persyaratan teknis yang relevan. Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2024 memuat ketentuan pengujian seperti fungsi perangkat proteksi, anti-islanding dan sinkronisasi dengan jaringan, tahanan pembumian, serta tahanan isolasi untuk kategori sistem tertentu.

Artinya apa? Yakni dengan kualitas pemasangan memiliki peran penting dalam memastikan sistem dapat beroperasi sebagaimana mestinya. Hal ini jelas akan menjadi salah satu bagian penting dari Regulasi Pemasangan Solar Panel yang perlu dipahami sebelum menentukan penyedia jasa.

Bagaimana Regulasi Berlaku untuk Rumah dan Juga untuk Bidang Industri?

Kebutuhan PLTS untuk rumah dan industri memang berbeda. Rumah sendiri biasanya memiliki kapasitas dan konfigurasi kelistrikan yang lebih sederhana, sedangkan fasilitas industri atau komersial bisa saja membutuhkan sistem dengan kapasitas lebih besar serta desain yang lebih kompleks. Bisa Anda lihat di sini ya ntu kregulasinya.

Pemasangan Solar Panel untuk Rumah

Untuk rumah tinggal, perencanaan yang matang ini bagusnya memulai dari kebutuhan listrik, bukan sekadar yang luas atap. Namun jangan khawatir karena di tangan penyedia yang sudah ahli dan profesional, semuanya akan diperhitungkan.

Jika menggunakan PLTS yang terhubung jaringan, aspek administrasi juga perlu diperhatikan. Pemilik rumah sebaiknya memastikan sejak awal bagaimana proses permohonan, pengujian, dan dokumen instalasi akan ditangani.

Pemilihan penyedia jasa juga tidak kalah penting. Perhatikan pengalaman teknisi, kualitas komponen, dokumentasi, serta dukungan setelah pemasangan. Dengan begitu, penggunaan PLTS tidak berhenti pada tahap panel berhasil dipasang, tetapi juga memiliki pengelolaan sistem yang jelas.

Jika Pemasangan Solar Panel untuk Bidang Industri dan Area Komersial

Pada bangunan industri, kebutuhan listrik yang lebih besar membuat proses perencanaan harus melakukannya secara lebih terukur lagi. Profil konsumsi energi, kapasitas sistem, kondisi jaringan internal, karakteristik bangunan, juga dengan apa yang jadi kebutuhan operasional perlu diperhitungkan sebelum instalasi.

Baca Juga Artikel Ini: Perbedaan Solar Panel On Grid Vs Off Grid untuk Rumah

Aturan PLTS atap terbaru juga perlu menjadi acuan agar perusahaan tidak menggunakan informasi lama ketika merencanakan proyek. Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2024 mengatur kapasitas PLTS Atap berdasarkan kuota yang tersedia pada sistem tenaga listrik, sementara mekanisme ekspor-impor energi listrik untuk perhitungan tagihan ditiadakan.

Perusahaan sebaiknya tidak hanya menanyakan kapasitas panel yang dapat terpasang. Pastikan selalu ya bahwa penyedia memahami persyaratan teknis dan administrasi yang berlaku untuk proyek tersebut.

Apa yang Perlu Saya Siapkan Sebelum Instalasi Ini Berjalan?

Mengetahui bagaimana dengan izin pemasangan solar panel sejak awal akan membantu pemilik rumah maupun perusahaan menyiapkan proses secara lebih terarah. Siapkan informasi tagihan listrik yang tentu saja butuh, data daya terpasang, kondisi bangunan, serta kebutuhan penggunaan energi.

Lalu yang selanjutnya, penyedia dapat melakukan survei dan menyusun desain sistem. Untuk instalasi yang membutuhkan proses dengan PLN, pendampingan profesional juga membantu memastikan dokumen dan tahapan pemasangan tidak terlewat. Aturan PLTS atap terbaru ini juga haruslah bisa memeriksanya kembali ketika proyek akan dimulai agar informasi yang relevan.

Persiapkan PLTS Bersama Penyedia yang Berpengalaman

Regulasi membuat pemasangan solar panel tidak cukup hanya mengandalkan produk yang bagus. Anda juga harus bisa memberi kepastian dalam hal desain, instalasi, pengujian, dan administrasinya ditangani dengan benar. Hal ini semakin penting ketika sistem akan terhubung dengan jaringan listrik.

Kami dari Solar Panel Mandiri menyediakan layanan survei lokasi dan analisis tagihan listrik tanpa biaya, desain sistem sesuai kebutuhan daya, juga sampai ke urusan pemasangan oleh teknisi bersertifikat dan berpengalaman. Kami juga sudah mendapat dukungan dari komponen bersertifikat SNI dengan garansi resmi pabrikan, pengurusan SLO dan izin PLN, garansi kinerja panel hingga 25 tahun, serta monitoring produksi dan layanan purna jual.

Bagikan artikel ini
Rully, staf konsultan PLTS atap Solar Panel Mandiri
Rully

Staf Konsultan

Siap Membantu Rencana PLTS Atap Anda

Melayani pelanggan PLN berdaya 4.400 VA ke atas.