Matahari yang kita tahu itu umumnya tidak hanya memberikan cahaya dan panas, namun juga akan bisa menyimpan energi, Simpanan energi inilah yang dapat banyak orang manfaatkan, termasuk dengan Anda untuk memenuhi kebutuhan listrik dalam solar panel. Cara kerja panel surya dalam memberikan energi listrik di sini akan unik.

Melalui teknologi fotovoltaik, energi tersebut dapat berubah menjadi listrik yang bisa Anda gunakan di rumah, kantor, juga dengan berbagai fasilitas usaha. Inilah yang membuat cara kerja panel surya menarik untuk dipahami, terutama karena prosesnya melibatkan beberapa tahapan yang saling terhubung.

Baca Juga Artikel Ini: Faktor yang Menentukan Harga Panel Surya Buat di Rumah!

Panel surya sendiri itu terdiri atas sejumlah sel fotovoltaik yang menangkap energi dari cahaya matahari. Saat cahaya mengenai sel tersebut, terjadi proses yang membuat elektron bergerak dan menghasilkan arus listrik. Jadinya, panel tidak sekadar menerima sinar matahari, melainkan mengubah energi cahaya melalui proses fisik tertentu hingga menjadi listrik yang bisa manusia manfaatkan.

Bagaimana Cara Kerja Panel Surya Menjadi Energi Listrik?

Cara Kerja Panel Surya

Secara sederhana, cara kerja panel surya menjadi energi listrik ini memulainya ketika cahaya matahari mengenai permukaan panel. Energi yang berasal dari cahaya kemudian memicu proses pada sel fotovoltaik hingga menghasilkan listrik dalam bentuk arus searah atau DC. Setelah itu, inverter mengubahnya menjadi arus bolak-balik atau AC agar dapat digunakan oleh berbagai perangkat listrik. Agar lebih mudah memahaminya, proses tersebut dapat Anda lihat melalui beberapa tahapan berikut ya.

Sinar Matahari Pastinya akan Mengenai Permukaan Panel yang Terpasang di Atap

Tahapan yang pertama berlangsung ketika radiasi matahari mencapai permukaan panel. Cahaya membawa energi yang sel fotovoltaik butuhkan untuk memulai proses pembentukan listrik.

Sel fotovoltaik ini nantinya akan menggunakan material semikonduktor yang memiliki sifat tertentu ketika menerima cahaya. Semakin banyak energi cahaya yang dapat diterima, semakin besar pula potensi listrik yang dapat dihasilkan, meskipun hasil akhirnya tetap dipengaruhi kondisi lingkungan dan karakteristik sistem.

Dengan kata lain, adanya cahaya menjadi bagian penting dalam proses produksi listrik dari panel surya.

Sel Surya akan Langsung Mengubah Energi Cahaya Menjadi Arus DC

Setelah cahaya mengenai sel fotovoltaik tadi, foton yang berasal dari cahaya memberikan energi kepada elektron yang terdapat dalam material semikonduktor. Elektron lalu akan bergerak sehingga menimbulkan aliran listrik.

Proses inilah yang terkenal dengan efek fotovoltaik. Hasil awalnya berupa arus searah (DC). Pada tahap ini, listrik sebenarnya sudah terbentuk, tetapi belum tentu sesuai dengan bentuk listrik yang biasa digunakan oleh peralatan rumah tangga atau fasilitas bisnis. Oleh karena itulah, sistem akan membutuhkan komponen lain untuk mengolah listrik tersebut sebelum masuk ke tahap penggunaan.

Lalu di Bagian Inverter Mengubah Arus DC Menjadi AC

Listrik DC dari panel kemudian masuk ke inverter. Komponen ini mengubah arus searah menjadi arus bolak-balik (AC) yang sesuai untuk digunakan oleh banyak perangkat listrik.

Peran inverter cukup penting dalam cara kerja panel surya karena listrik yang dihasilkan panel perlu melalui proses konversi sebelum dapat digunakan secara optimal oleh beban listrik. Rumah akan dapat memanfaatkannya untuk perangkat seperti lampu, televisi, kulkas, atau pompa.

Pada bangunan bisnis juga sama. Listrik yang telah masuk ke dalam konversi dapat memakainya untuk mendukung kebutuhan kantor, gudang, area komersial, maupun fasilitas operasional lainnya, sesuai konfigurasi sistem yang diterapkan.

Listrik Terpakai oleh Perangkat atau Mendapat Aliran ke Sistem

Setelah melalui inverter, listrik AC dapat digunakan oleh perangkat yang membutuhkan energi. Artinya, prosesnya tidak berhenti ketika panel menghasilkan listrik. Setiap komponen memiliki peran agar energi dari matahari dapat sampai pada beban yang akan menggunakannya.

Dalam sistem tertentu, listrik juga dapat tersimpan melalui baterai atau terhubung dengan jaringan listrik sesuai rancangan dan konfigurasi yang akan digunakan. Pilihan itu nantinya akan bergantung pada kebutuhan pengguna serta sistem panel surya yang ada di bangunan.

Bagaimana Jika Panel Surya Terkena Hujan? Apakah akan Aman?

Ini menjadi pertanyaan yang bagus! Pertanyaan tentang bagaimana jika panel surya terkena hujan ini memang umum, namun tentu saja harus tahu jawabannya. Hujan tidak otomatis membuat panel menjadi berhenti bekerja. Selama masih terdapat cahaya yang mencapai permukaan panel, sel fotovoltaik tetap dapat menghasilkan listrik.

Hanya saja akan berubah dalam segi intensitas cahaya pada cuaca mendung atau hujan biasanya lebih rendah jika membandingkan dengan kondisi ketika matahari bersinar optimal. Akibatnya, produksi listrik dapat ikut menurun. Jadi, yang berpengaruh bukan air hujannya semata, melainkan seberapa banyak cahaya yang tersedia untuk menjalankan proses fotovoltaik.

Kalau kita ringkas lagi mengenai caranya tadi akan berlangsung melalui alur yang cukup mudah Anda pahami. Cahaya matahari mengenai sel fotovoltaik, energi cahaya tersebut memicu pergerakan elektron, lalu terbentuk listrik DC. Inverter kemudian mengubahnya menjadi AC sehingga listrik dapat dimanfaatkan oleh berbagai beban.

Baca Juga Artikel Ini: PLTS 1.300 Watt Cukup untuk Rumah? Kenali Kebutuhan PLTS-nya!

Jika Mau Memasangnya, Konsultasikan Kebutuhan Sistem Energi Surya Anda

Mekanisme kerja panel surya ini haruslah paham dulu karena ini merupakan langkah awal sebelum menentukan sistem yang tepat. Kebutuhan rumah tentu berbeda dengan kantor, gudang, atau fasilitas usaha karena penggunaan listrik dan karakteristik bebannya tidak selalu sama.

Kalau memang Anda masih mempertimbangkan pemanfaatan energi surya, konsultasi dengan penyedia PLTS selalu bisa membantu Anda dalam memahami kebutuhan sistem berdasarkan kondisi dan penggunaan listriknya.

Bagikan artikel ini
Rully, staf konsultan PLTS atap Solar Panel Mandiri
Rully

Staf Konsultan

Siap Membantu Rencana PLTS Atap Anda

Melayani pelanggan PLN berdaya 4.400 VA ke atas.