Ketika kebutuhan listrik harus tetap berjalan meski jaringan PLN tidak tersedia maka ada solusinya. Yakni dengan memasang paket off grid yang sudah bisa menjadi pilihan yang layak Anda pertimbangkan.
Baca Juga Artikel Ini: Bingung Memilih Paket PLTS? Utamakan Kapasitas dan Kebutuhan Listriknya!
Sistem ini memungkinkan rumah maupun bisnis memperoleh listrik dari energi matahari dan menyimpannya dalam baterai untuk digunakan sesuai kebutuhan. Bukan hanya soal memasang panel surya, sistem off-grid perlu dirancang berdasarkan pola pemakaian, kapasitas beban, kebutuhan penyimpanan, bahkan sampai dengan kondisi lokasi pemasangan.
Paket PLTS Off Grid yang Jadi Solusi Nyata Listrik Mandiri untuk Rumah dan Bisnis

PLTS off-grid merupakan sistem pembangkit listrik tenaga surya yang tidak bergantung pada koneksi PLN. Energi matahari dikumpulkan melalui panel surya, kemudian mengelolanya oleh sistem inverter dan tersimpan dalam baterai sebelum digunakan oleh berbagai perangkat listrik.
Konsep itulah yang akan membuat paket off grid ini relevan untuk lokasi yang belum terjangkau jaringan listrik. Misalnya saja di vila, kebun, tambak, maupun area terpencil. Untuk rumah sendiri, sistem dapat membantu memenuhi kebutuhan listrik sehari-hari. Sementara itu, kalau untuk bisnis, listrik mandiri bisa memakainya untuk mendukung operasional di lokasi yang membutuhkan pasokan energi secara berkelanjutan.
Namun dari pemasangan sistem PLTS ini, ada yang harus mendapat perhatian. Kapasitas sistem tidak bisa menentukannya hanya berdasarkan luas atap atau jumlah panel. Kebutuhan listrik harian, jenis perangkat yang digunakan, serta durasi pemakaian setelah matahari terbenam turut menentukan rancangan yang tepat.
Bagaimana Sistem PLTS Off Grid Ini Cara Kerjanya?
Cara kerja PLTS off-grid sebenarnya cukup mudah memahaminya. Panel menghasilkan listrik ketika mendapatkan cahaya matahari, lalu energi tersebut dikelola oleh perangkat sistem agar dapat disimpan dan digunakan oleh beban listrik. Agar lebih terbayang lagi, kita simak sama-sama di sini.
Panel Surya akan Menangkap Energi yang Matahari Hasilkan
Panel surya memiliki modul fotovoltaik yang mengubah energi cahaya matahari menjadi listrik arus searah atau DC. Energi ini kemudian masuk ke sistem pengelolaan daya sebelum digunakan atau disimpan.
Jumlah panel yang dibutuhkan ini akan bergantung pada kebutuhan energi dan kondisi lokasi. Oleh karena itulah, desain tidak sebaiknya membuat dengan perkiraan kasar. Arah panel, tingkat bayangannya bagaimana, kapasitas bebannya juga, serta potensi produksi energi perlu diperhitungkan agar sistem bekerja secara optimal.
Baterai yang akan Menyimpan Energi Tersebut
Baterai menjadi komponen penting dalam sistem off-grid karena listrik yang dihasilkan pada siang hari perlu disimpan untuk digunakan ketika matahari tidak tersedia. Kondisi seperti malam hari, cuaca mendung, atau kebutuhan listrik di lokasi tanpa jaringan PLN membuat kapasitas penyimpanan menjadi bagian penting dari perencanaan.
Jika pada kami dari Solar Panel Mandiri menyediakan baterai lithium LiFePO4 untuk kebutuhan rumah, bisnis, dan industri. Pilihannya mencakup rack-mounted, wall-mounted, floor standing, rack-mounted high voltage, stacked, pengganti aki, kabinet C&I, juga dengan container dengan kapasitas yang berbeda-beda. Dengan pilihan tersebut, paket solar panel off grid ini akan dapat Anda sesuaikan lagi dengan kebutuhan penyimpanan energi dan skala penggunaan.
Kemudian Inverter yang Bisa Menyalurkan Listrik ke Beban
Setelah energi tersedia, inverter membantu mengelola dan mengubah listrik sesuai kebutuhan perangkat yang digunakan. Komponen ini menjadi penghubung penting antara sumber energi, baterai, dan beban listrik.
Pada rumah sebut saja, beban tersebut bisa berupa lampu, kulkas, pompa air, atau perangkat elektronik lainnya. Untuk bisnis, kebutuhan dapat mencakup peralatan operasional dengan karakteristik beban yang lebih besar. Karena setiap penggunaan memiliki kebutuhan daya berbeda, pemilihan inverter sebaiknya mengikuti hasil perhitungan sistem secara keseluruhan.
Baca Juga Artikel Ini: Spesifikasi yang Ada pada Lampu Rumah Tenaga Surya
Saatnya Rencanakan Sistem Paket Off Grid yang Sesuai Kebutuhan
Memilih PLTS paket off-grid sebaiknya tidak berhenti pada pertanyaan berapa harga panelnya sjaa ya! Anda perlu tahu juga besaran kebutuhan listrik, kapasitas baterai, daya inverter, kondisi lokasi, serta pola pemakaian sebelum menentukan sistem. Di sinilah jasa pasang PLTS off-grid dapat membantu proses perencanaan dari survei hingga pemasangan.
Kami dari Solar Panel Mandiri menyediakan layanan dari mulai proses konsultasi, survei, desain, dan sampai ke bagian pemasangan oleh teknisi yang sudah bersertifikat. Untuk gambaran investasinya in, paket 2,2 kWp tersedia mulai Rp57 juta untuk off-grid, sedangkan kapasitas 3 kWp Rp67 juta dan 5 kWp Rp87 juta.
Sebagai pembandingnya, ada juga pilihan sistem on-grid dan hybrid pada kapasitas yang sama juga tersedia dengan harga masing-masing Rp41 juta/Rp60 juta untuk 2,2 kWp, Rp49 juta/Rp70 juta untuk 3 kWp, serta di angka Rp73 juta/Rp90 juta untuk 5 kWp. Anda bisa sesuaikan dengan kebutuhannya ya!
Bagikan artikel ini





