Penerangan jalan yang mati saat malam tentu bisa mengganggu aktivitas banyak orang, bukan? Terlebih kalau ternyata lokasinya itu berada di area yang jauh dari jaringan listrik. Salah satu alternatif yang mulai banyak jadi pertimbangan adalah PJU solar cell. Lampu jenis ini bisa juga untuk memasangnya di area parkir, jalan lingkungan, akses gudang, kawasan usaha, juga sampai ke fasilitas. Yang semuanya itu membutuhkan penerangan mandiri.

Hanya saja sebelum memasangnya, penting memahami cara kerja, komponen, dan kebutuhan energinya agar sistem tidak sekadar terlihat praktis. Namun juga mampu bekerja sesuai kebutuhan.

Baca Juga Artikel Ini: Komponen PLTS dari Charge Controller Itu Apa Ya?

Jangan Asal Pilih Lampu Tenaga Surya untuk PJU!

PJU Solar Cell

Secara sederhana, PJU solar cell adalah sistem penerangan yang memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi untuk mengoperasikan lampu pada malam hari. Panel surya menangkap energi matahari pada siang hari, kemudian listrik yang dihasilkan akan bisa berguna untuk mengisi baterai. Ketika malam tiba, energi yang tersimpan tersebut dipakai untuk menyalakan lampu.

Cara kerja yang seperti tadi itu akan membuat lampu PJU tenaga surya tidak harus bergantung langsung pada jaringan listrik untuk menjalankan operasinya. Sistemnya dapat membuatnya secara mandiri. Jadinya bisa cocok untuk lokasi yang pemasangan kabel listriknya kurang praktis atau membutuhkan penerangan di titik tertentu.

Meski begitu, pemilihannya tidak cukup hanya berdasarkan ukuran lampu. Panel surya, baterai, controller, lampu LED, kabel juga, sampai dengan konstruksi tiang perlu masuk ke dalam pertimbangan sebagai satu sistem. Kapasitas setiap komponen harus menyesuaikan kebutuhan penerangan dan berapa lama lampu ditargetkan menyala setiap malam.

Kenapa Kondisi Lokasi Bisa Menjadi Amat Penting?

Lokasi pemasangan ikut menentukan kinerja PJU. Panel yang sudah terpasang ini membutuhkan paparan sinar matahari yang cukup untuk menghasilkan energi. Jika posisinya ternyata malah sering tertutup bayangan pohon, bangunan, atau objek lain, produksi energi dapat ikut terpengaruh.

Selain itu, perhatikan pula kondisi lingkungan sekitar. Area industri, jalan internal perusahaan, kawasan pergudangan, dan juga dengan halaman rumah memiliki kebutuhan yang berbeda. Tinggi tiangnya, luas area yang mendapatkan cahaya, posisi lampu, serta dengan durasi penggunaan perlu diperhitungkan sebelum menentukan spesifikasi sistem.

Berapa Lama PJU Solar Cell Bertahan?

Setiap komponen memiliki masa pakai berbeda. Pertanyaan mengenai berapa lama PJU solar cell ini bisa bertahan sebenarnya tidak bisa menjawabnya dengan satu angka saja. Sistem tersebut terdiri dari beberapa komponen dengan karakteristik dan masa pakai yang berbeda. Panel surya dirancang untuk digunakan dalam jangka panjang, sedangkan baterai memiliki siklus pengisian dan pemakaian yang secara bertahap memengaruhi performanya.

Karena baterai ini akan menjadi tempat penyimpanan energi untuk malam hari. Bagian yang ini perlu mendapat perhatian khusus. Ketika membandingkan harga baterai PJU solar cell juga salah satunya, jangan hanya melihat nominal yang ditawarkan.

Kapasitas penyimpanan, jenis baterainya, bagaimana dengan kualitasnya, kemampuan menghadapi siklus pengisian, dan kecocokannya dengan kebutuhan lampu jauh lebih penting untuk diperhatikan.

Hal yang sama berlaku untuk controller dan lampu LED. Komponen yang sesuai akan membantu sistem bekerja lebih stabil. Pemeriksaan berkala juga diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat penurunan performa, kerusakan kabel, masalah pada baterai, atau panel yang terlalu kotor.

Apa yang Membuat Sistem pada PJU Solar Cell Ini Lebih Awet?

Salah satunya adalah ada sisi pemakaiannya. Ya karena penggunaan sesuai kapasitas menjadi salah satu faktor penting. Lampu yang harus menyala sepanjang malam membutuhkan cadangan energi yang berbeda dari lampu yang hanya memakainya beberapa jam saja.

Kalau memang kebutuhan tersebut tidak dihitung sejak awal, baterai dapat bekerja lebih berat dari rancangan sistemnya. Kondisi lingkungan juga jangan sampai mengabaikannya.

Adanya debu, hujan dan juga dengan panas, adanya cuaca yang lembap, serta risiko benturan dapat memengaruhi komponen apabila perangkat yang dipilih tidak sesuai. Oleh karena itu, perencanaan pemasangan sebaiknya mempertimbangkan kondisi nyata di lokasi, bukan hanya spesifikasi yang tercantum pada produk.

Baca Juga Artikel Ini: Sejauh Mana Inverter Punya Peran dalam PLTS yang Dipasang?

Konsultasikan dengan Tim Ahli Kebutuhan PJU Solar Cell Anda

Sebelum menentukan mau memasang PJU solar cell ini, bagusnya Anda dapat memulai dari kebutuhan penerangan dan kondisi lokasi. Berapa titik lampu yang perlu memasang titik penerangan ini. Selain itu, juga berapa lama lampu harus menyala, seberapa banyak paparan matahari yang tersedia, serta berapa kapasitas penyimpanan energi yang dibutuhkan menjadi beberapa hal yang perlu Anda perhitungkan.

Untungnya untuk kebutuhan tenaga surya yang lebih luas ini, kami dari Solar Panel Mandiri menyediakan layanan pemasangan plus paketnya. Layanan lengkap dalam satu paket PLTS ini bisa Anda sesuaikan sistemnya. Apakah mau yang on grid, off grid, atau juga yang hybrid. Konsultasikan saja semuanya dengan tim kami.

Bagikan artikel ini
Rully, staf konsultan PLTS atap Solar Panel Mandiri
Rully

Staf Konsultan

Siap Membantu Rencana PLTS Atap Anda

Melayani pelanggan PLN berdaya 4.400 VA ke atas.