Anda mau memasang PLTS di rumah karena bosan tagihan listrik terus saja membengkak setiap bulannya? Namun sebelum ke sana, harus bisa menentukan jumlah panel surya yang Anda butuhkan itu berapa banyak. Selain itu, Anda juga perlu mengetahui berapa banyak energi yang setiap harinya itu Anda pakai. Jadinya dengan begitu, cara menghitung kebutuhan panel surya pun akan bisa tahu.

Baca Juga Artikel Ini: Ingin Pasang Panel Surya 100 Watt? Siapkan Semua Ini!

Kebutuhan Panel Surya Perlu Menghitungnya agar Tidak Salah

Cara Menghitung Kebutuhan Panel Surya

Setiap rumah sudah pasti akan memiliki pola penggunaan listrik yang berbeda. Rumah dengan beberapa lampu dan peralatan elektronik tentu membutuhkan energi yang berbeda dari rumah dengan banyak perangkat yang digunakan sepanjang hari.

Dengan Anda melakukan pemasangan panel surya ini dengan jumlah tertentu, itu akan kurang tepat. Bahkan tanpa mengetahui kebutuhan energi dapat membuat kapasitas sistem terlalu kecil atau justru lebih besar dari kebutuhan. Perhitungan yang sederhana bisa menjadi langkah awal untuk menentukan kapasitas yang masuk akal.

Hal yang perlu Anda perhatikan dengan saksama ya. Karena nantinya energi listrik biasanya yang dinyatakan dalam Watt-hour (Wh) atau kilowatt-hour (kWh) bisa juga Anda tahu. Sementara itu, daya peralatan menggunakan satuan Watt (W). Perbedaan ini akan menjadi penting buat pemahaman karena jumlah panel lebih tepat ditentukan berdasarkan energi yang perlu memenuhinya, bukan sekadar angka daya.

Lalu gimana cara menghitungnya? Kita masuk ke pembahasan yang ringkas di sini ya.

Cara Menghitung Kebutuhan Panel Surya dengan Sederhana Saja

Cara paling mudah untuk memulai perhitungan ialah dengan tahu dulu berapa konsumsi listrik harian di rumah. Di sini bisa Anda catat beberapa peralatan yang biasa digunakan, kemudian mengalikan daya masing-masing perangkat dengan lama pemakaiannya.

Hitung Pemakaian Listrik Harian yang Ada di Rumah Tinggal

Gunakan rumus yang menjadi dasar berikut ini:

Daya perangkat (Watt) × lama pemakaian (dalam hitungan jam) = energi (Wh)

Sebagai contohnya begini, dalam sebuah rumah memiliki beberapa perangkat dengan penggunaan seperti berikut:

  • Lampu yang punya daya 20 watt akan terpakai selama 5 jam → 100 Wh/hari.
  • Kulkas dengan daya di angka 100 watt digunakan secara ekuivalen selama 10 jam → 1.000 Wh/hari.
  • Perangkat lainnya akan mencapai daya di angka 200 watt digunakan selama 3 jam → 600 Wh/hari.

Kalau seluruh konsumsi tersebut kita totalkan akan menjadi berikut ini:

100 + 1.000 + 600 = 1.700 Wh/hari

Artinya, berdasarkan ilustrasi yang sudah ada ini, kebutuhan energi rumah mencapai sekitar 1.700 Wh atau 1,7 kWh per hari.

Angka ini hanya contoh untuk memahami mekanisme perhitungan. Dalam kondisi nyata, tentunya dalam penggunaan listrik setiap rumah dapat berubah-ubah, bukan? Untuk itulah, bagusnya seluruh peralatan yang relevan ikut masuk ke dalam hitungan agar jelas.

Tentukan Juga Bagaimana Produksi Energi dari Satu Panel

Setelah tahu bagaimana dengan kebutuhan listrik harian, langkah berikutnya adalah melihat kemampuan satu panel dalam menghasilkan energi.

Misalnya saja ketika Anda menggunakan panel dengan kapasitas 450 Wp dan memakai asumsi sederhana 4 jam matahari efektif per hari. Perkiraannya dapat dihitung seperti berikut:

450 Wp × 4 jam = 1.800 Wh/hari

Dengan asumsi ini maka dalam satu panel 450 Wp secara teoritis dapat menghasilkan sekitar 1,8 kWh per hari.

Namun tunggu dulu ya karena angka tersebut bukan jaminan produksi aktual setiap hari. Cuaca, suhu, posisi panel, bayangan, kebersihan permukaan, serta dengan efisiensi komponen dalam sistem dapat memengaruhi hasil akhirnya. Bagusnya memang perhitungan ini lebih tepat digunakan sebagai estimasi awal saja.

Jangan Lupa Bagi Kebutuhan Energi dengan Produksi Panel

Pada tahapan yang selanjutnya, Anda bisa menggunakan rumus menghitung panel surya yang umum dan sederhana ini untuk mengetahui jumlah panel secara sederhana:

Jumlah panel = kebutuhan energi harian ÷ produksi energi satu panel per hari

Dari contoh yang sudah ada sebelumnya, kebutuhan rumah adalah 1.700 Wh/hari, sedangkan satu panel perkiraannya akan menghasilkan 1.800 Wh/hari.

Maka yang keluar adalah berikut ini:

1.700 ÷ 1.800 = 0,94 panel

Karena panel tidak bisa memasangnya dalam pecahan unit, hasil teoritis tersebut kita bulatkan saja menjadi 1 panel. Akan tetapi, angka ini belum otomatis menjadi jumlah panel yang ideal untuk instalasi sebenarnya.

Dalam penerapan di kehidupan yang nyata, pihak perusahaan penyedia PLTS sistem ini biasanya mempertimbangkan kehilangan energi, perubahan intensitas matahari, kebutuhan cadangan, serta karakteristik lokasi. Jadi, hasil hitungan sederhana sebaiknya dipahami sebagai gambaran awal, bukan hasil desain final.

Harus Mengingatnya! Cara Menghitung Kebutuhan Panel Surya Tidak Cukup dari Angka Watt!

Kesalahan yang cukup umum adalah langsung membagi daya listrik rumah dengan kapasitas panel. Misalnya, rumah memiliki kebutuhan daya 1.300 watt dan menggunakan panel 450 Wp. Bukan berarti perhitungannya cukup dilakukan dengan membagi 1.300 dengan 450.

Mengapa? Karena 1.300 watt menunjukkan daya, sedangkan kebutuhan panel berkaitan dengan energi yang digunakan selama periode tertentu. Lama pemakaian menjadi bagian penting dalam perhitungan.

Baca Juga Artikel Ini: Anda Bisa Tahu Estimasi Harga PLTS 3000 Watt untuk Rumah Tinggal

Contohnya begini ya, jika beban 1.300 watt digunakan selama 4 jam, energi yang dibutuhkan adalah:

1.300 W × 4 jam = 5.200 Wh/hari

Kemudian, angka tadi akan dapat membandingkannya dengan perkiraan produksi panel. Inilah alasan menghitung kebutuhan panel surya untuk 1300 watt perlu melihat durasi pemakaian, bukan hanya angka 1.300 watt.

Perhitungan sederhana tadi akan membantu memberikan gambaran awal mengenai kapasitas panelnya perlu yang berapa. Jika masih belum jelas, Anda bisa menghubungi kami buat penjelasan detailnya!

Bagikan artikel ini
Rully, staf konsultan PLTS atap Solar Panel Mandiri
Rully

Staf Konsultan

Siap Membantu Rencana PLTS Atap Anda

Melayani pelanggan PLN berdaya 4.400 VA ke atas.