Tagihan listrik di rumah terus-menerus alami kenaikan, padahal yang Anda pakai listriknya hanya itu-itu saja? Kenapa tidak coba beralih pakai solar panel saja? Memangnya perlu berapa watt yang sebenarnya buat memasang panel surya di rumah?

Semua pertanyaan ini terlihat sederhana, bukan? Hanya saja jawabannya tidak bisa menentukannya itu hanya dari ukuran rumah atau daya listrik yang terpasang. Panel surya untuk memasang di rumah perlu menyesuaikan dengan banyak hal. Sebut saja dengan konsumsi energi harian, kondisi atapnya juga, paparan matahari, serta tujuan penggunaan sistem agar kapasitasnya tidak terlalu kecil maupun berlebihan.

Baca Juga: Perbedaan Sistem On-Grid, Hybrid, dan Off-Grid pada PLTS Atap

Caranya dalam Menentukan Kebutuhan Panel Surya untuk Rumah

Rencana Pemasangan Panel Surya untuk Rumah

Menentukan kapasitas PLTS memang bagusnya itu bisa memulai dari kebiasaan penggunaan listrik. Dengan tahu kapan dan berapa banyak energi yang digunakan, pemilik rumah maupun pelaku usaha dapat memperoleh gambaran kapasitas sistem yang lebih masuk akal. Anda bisa mengeceknya dari sini ya:

Hitung Pemakaian Listrik Hariannya Dulu Berapa Besar

Coba Anda perhatikan perangkat apa saja yang paling banyak mengonsumsi listrik di rumah. Apakah itu dari AC, kulkas, mesin cuci, pompa air, pompa untuk kolam ikan kalau ada, lampu, televisi, komputer, juga dengan perangkat elektronik lainnya memiliki daya dan lama pemakaian yang berbeda.

Misalnya saja dengan AC yang bekerja selama beberapa jam setiap hari tentu membutuhkan energi lebih besar daripada lampu yang hanya menyala pada malam hari saja. Dari contoh AC ini saja, jelas kalau perhitungan sebaiknya tidak hanya melihat daya perangkat, tetapi juga durasi penggunaannya juga berapa lama.

Dari sini, Anda sudah dapat memperkirakan konsumsi energi harian dalam satuan kWh. Semakin besar konsumsi tersebut, semakin besar pula kapasitas sistem surya yang mungkin perlu. Cara ini nantinya akan jauh lebih relevan dibandingkan menentukan jumlah panel hanya berdasarkan luas bangunan.

Membutuhkan Berapa Watt Buat Pasang Panel Surya untuk Rumah?

Ketika memang sudah mau pasang maka harus tahu juga berapa watt yang Anda perlukan nantinya. Tidak ada satu angka yang otomatis cocok untuk semua rumah. Ketika mencari tahu berapa watt panel surya untuk rumah ini, perhitungannya perlu mempertimbangkan konsumsi listrik harian, durasi penggunaan perangkat, intensitas sinar matahari, efisiensi panel, dan konfigurasi sistem.

Jadinya dengan pertanyaan berapa watt panel surya untuk rumah sebaiknya dilanjutkan dengan perhitungan kebutuhan energi. Sebagai ilustrasi sederhana, kebutuhan sistem 2 kWp dapat tersusun dari beberapa modul dengan kapasitas tertentu. Namun, jumlah panel yang benar-benar perlu penetapannya itu akan bergantung pada spesifikasi produk dan hasil perancangan sistem.

Perhatikan Luas dan Kondisi Atapnya Juga

Setelah mengetahui kebutuhan energi, kondisi lokasi pemasangan perlu diperiksa. Luas atap memang menentukan berapa banyak modul yang dapat ditempatkan, tetapi bukan satu-satunya faktor.

Arah dan kemiringan atap dapat memengaruhi penerimaan sinar matahari. Apa benar begitu? Ya benar karena bayangan dari pohon, gedung, antena, atau struktur lain juga perlu mendapat perhitungan yang jelas karena dapat mengurangi paparan matahari pada modul.

Selain itu, kondisi struktur atap harus memeriksanya kembali sebelum instalasi. Pastikan area tersebut mampu menopang perangkat yang dipasang dan tetap menyediakan akses yang memadai untuk pemeriksaan maupun perawatan.

Semuanya itu akan menjadi semakin penting ketika sistem digunakan pada rumah yang juga berfungsi sebagai kantor, toko, atau ruang usaha. Kebutuhan listriknya bisa lebih tinggi sekaligus memiliki pola penggunaan yang berbeda. Karena tentunya tidak mau kan begitu sudah pasang solar panel ini, tetapi listrik masih saja tinggi tagihannya?

Sesuaikan Kapasitas dengan Tujuan Penggunaannya

Tidak semua pemilik rumah memasang PLTS dengan tujuan yang sama. Ada yang ingin mengurangi penggunaan listrik dari jaringan, sementara pengguna lain ingin memaksimalkan pemanfaatan energi matahari pada siang hari. Nah bagaimana dengan Anda sendiri?

Sebagian pengguna bisa jadi membutuhkan baterai untuk menyimpan energi, sedangkan lainnya memilih sistem yang terhubung dengan jaringan listrik. Perbedaan tujuan tersebut akan memengaruhi desain dan komponennya.

Untuk rumah yang sekaligus menjalankan aktivitas usaha, peralatan seperti AC, komputer, mesin produksi ringan, pompa, atau juga dengan perangkat lainnya dapat membuat konsumsi siang hari meningkat. Dalam kondisi yang seperti ini, penggunaan energi surya pada jam produksi atau operasional dapat menjadi pertimbangan tersendiri.

Jangan Menilai Sistem hanya dari Harga Panelnya Saja

Mencari harga panel surya untuk rumah tangga memang wajar saja melakukannya sejak awal. Namun, harga panel saja belum menggambarkan seluruh biaya sistem. Kapasitas panel, inverter, struktur pemasangan, kabel, perangkat proteksi, baterai jika perlu, serta kondisi lokasi dapat memengaruhi kebutuhan anggaran.

Baca Juga: Panduan Perawatan Panel Surya agar Produksi Listriknya Tetap Optimal

Jadi dengan harga panel surya untuk rumah tangga sebaiknya membandingkannya berdasarkan spesifikasi dan keseluruhan sistem, bukan hanya nominal pembelian modul. Dengan adanya sistem yang sesuai kebutuhan justru dapat membantu menghindari pengeluaran untuk kapasitas yang tidak perlu.

Jadi Tentukan Kebutuhan Sebelum Memulai Instalasi Solar Panel Ini

Jika Anda masih mencari solusi Panel Surya untuk Rumah, mulailah dengan mengetahui konsumsi listrik dan kondisi atap juga seperti apa. Dari data tersebut, kebutuhan kapasitas dapat menghitung secara lebih rasional tanpa sekadar mengikuti angka yang digunakan rumah lain. Anda bisa wujudkan pemasangan solar panel di rumah dengan dukungan tim teknisi bersertifikat dari perusahaan kami.

Bagikan artikel ini
Rully, staf konsultan PLTS atap Solar Panel Mandiri
Rully

Staf Konsultan

Siap Membantu Rencana PLTS Atap Anda

Melayani pelanggan PLN berdaya 4.400 VA ke atas.